Senin, 24 Mei 2010

Bookmark and Share

Brasil akan 'Tertutup'


Monday, 24 May 2010 08:20
Kleberson, Gilberto Silva (REUTERS)Beritabola.com Curitiba - Di Afrika Selatan nanti jangan berharap bisa sering melihat apalagi bertemu pemain-pemain tim Brasil. Pelatih Carlos Dunga memutuskan mengisolir anak buahnya dari media dan fans.

Kebijakan tersebut bertolak belakang dengan yang diterapkan dua pelatih sebelumnya, Luiz Felipe Scolari dan Carlos Alberto Parreira. Di Piala Dunia 2002, saat Brasil tampil sebagai juara, Scolari membiarkan para pemainnya berkomentar pada pers.

Di Piala Dunia empat tahun lalu, Parreira memberi kebebasan yang lebih besar pada anak-anak buahnya. Hal itu ditengarai menjadi salah satu penyebab buruknya performa Tim Samba di Jerman, di mana mereka dikandaskan Prancis di babak perempatfinal.

Selama di Afsel, Dunga akan mengiri dua orang keluar per hari untuk menemui fans dan media. Fans juga akan mendapat akses yang sangat sulit untuk bisa menyaksikan Kaka dkk berlatih.

Meski ditentang sebagian kalangan, tapi kebijakan Dunga itu didukung dua gelandang senior Kleberson dan Gilberto Slva.

"Mereka pelatih yang berbeda. Masing-masing punya filosofi kepelatihan sendiri-sendiri," ujar Kleberson, mantan pemain Manchester United dan Besiktas, yang saat ini bermain untuk klub lokal, Flamengo.

"Tidak ada penghalang," timpal Gilberto, veteran Piala Dunia 2002 dan 2006. "Kalau wartawan yang ada di sini hari ini juga menemani timnas lain di sana, mereka malahan lebih kesulitan mengejar berita."

"Kami juga telah berpengalaman dengan apa yang terjadi di (Piala Dunia) 2006," tambah pemain Panathinaikos yang pernah membela Arsenal itu.

Tim Brazil akan bertolak ke Afsel pada hari Rabu (26/5/2010) lusa dari Curitiba, tapi akan mampir terlebih dulu ke ibukota Brasilia untuk dilepas Preisden Luiz Ignacio Lula da Silva. Di tempat turnamen mereka akan bermarkas di Johannesburg, tergabung di Grup G bersama Pantai Gading, Portugal, dan Korea Utara.

sumber : http://beritabola.com
Selengkapnya...

Bookmark and Share

JEPARA - Striker Persijap Pablo Frances dan gelandang Phaitoon Thiabma akan langsung pulang ke negaranya setelah pertandingan terakhir melawan Persitara Jakarta Utara, 29 Mei depan.

Dua pemain tersebut rencananya tidak bisa menghadiri acara pembubaran tim di Jepara yang digelar pada 3 Juni. Pablo langsung terbang ke Argentina, sedangkan Phaitoon ke Bangkok, Thailand. Wakil sekretaris tim Nurjamil mengatakan hal itu, kemarin.

”Kami mungkin akan segera menuntaskan hak-haknya,” kata Nurjamil. Dua pemain tersebut memiliki alasan masing-masing untuk segera pulang. Pablo, kata Nurjamil, harus sudah berangkat dari Jakarta pada awal Juni. Tiketnya pun sudah dipesan. Sedangkan Phaitoon menyatakan dirinya sudah tak sabar lagi bertemu keluarga yang tinggal di daerah pusat konflik politik di Bangkok.

”Sudah delapan bulan saya tidak bertemu keluarga. Kondisinya tidak nyaman akibat konflik. Selama ini kami hanya bisa saling menelepon,” kata Phaitoon, yang memiliki dua anak dan tinggal di pusat kota Bangkok itu, kemarin.

Musim lalu dia bisa menengok keluarganya saat jeda kompetisi. Namun musim ini hal itu tidak bisa dilakukannya karena istirahat paro musim hanya sepekan. Dinamika politik di Bangkok menyita perhatiannya di sela-sela kompetisi. ”Saya bersyukur sekarang kondisinya mulai reda,” ujar gelandang berusia 27 tahun yang sudah empat musim bersama Persijap itu.

Hak Dipenuhi

Nurjamil menjelaskan, sesaui rencana, pada 3 Juni tim akan dibubarkan. Namun, manajamen masih bekerja. Semua hak-hak pemain akan diberikan, termasuk gaji terakhir dan surat bebas ikatan dengan Persijap.

Pihak manajamen saat ini tengah berupaya menjalin komunikasi dengan para pemain yang mungkin masih bisa diajak negosiasi untuk kepentingan pembentukan tim musim depan. ”Belum bisa memastikan soal ikatan pemain dengan Persijap musim depan karena itu menjadi wewenang manajemen baru. Kami hanya sebatas menjembatani untuk kelancaran komunikasi,” ujar Nurjamil.

Rombongan tim kemarin berangkat ke Karawang untuk persiapan menghadapi tuan rumah Pelita Jaya pada laga ke-33 yang digelar Selasa besok. Selanjutnya, tim bertanding di laga terakhir melawan tuan rumah Persitara Jakarta Utara, 29 Mei.

Asisten pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo mengatakan, dari 24 pemain hanya kiper Khoirul Latif, Nanang Khanafi, dan Alex Fauzi yang tak di bawa ke Jakarta. Pemain yang cedera engkel Evaldo turut dibawa. Anjar mengatakan Evaldo kemungkinan belum bisa tampil saat menghadapi Pelita Jaya
sumber : http://persijapjepara.blogspot.com
Selengkapnya...

Bookmark and Share

Pergilah Saat di Puncak, Mou


Monday, 24 May 2010 03:39
Getty ImagesBeritabola.com Jakarta - Jose Mourinho belum secara tegas menentukan masa depannya usai membawa Inter Milan merebut treble tahun ini. Akankah ia memutuskan pergi saat masih di puncak kejayaan?

Mourinho membawa Inter memenangi piala ketiganya dengan jadi juara Liga Champions lewat kemenangan 2-0 atas Bayern Munich di Madrid. Titel itu menyusul gelar juara Seri A dan Coppa Italia yang sebelumnya telah disimpan Nerazzurri.

Setelah kemenangan di Madrid, ramai kabar bahwa Mourinho akan meninggalkan Inter. Dalam beberapa pernyataan dan gesturnya, pria Portugal itu mengisyaratkan Real Madrid sebagai pelabuhan berikutnya.

Melihat niatnya untuk pergi yang sudah tidak tertahan, Mourinho memang sebaiknya meninggalkan Inter sekarang juga. Keluar di saat berada di puncak adalah pilihan terbaik.

Mourinho sudah pernah melakukannya saat di FC Porto enam tahun silam. Di akhir musim 2003-04, pria kelahiran 26 Januari 1963 itu meninggalkan O Dragao setelah memberi mereka gelar ganda juara Liga Portugal dan yang paling termasyhur, jawara Liga Champions.

Chelsea lantas jadi persinggahan berikut Mourinho. Dengan menyebut dirinya The Special One di hari pertama ia menangani The Blues, ia lantas menghadiahkan dua gelar juara Liga Inggris kepada mereka.

Namun sayang, Mourinho tidak mengakhiri karirnya di Chelsea dengan bergelimang kejayaan. Ia dipecat; atau dengan bahasa halusnya: menyudahi kerja sama dengan Chelsea.

Sampai sekarang, Mourinho tetap dianggap legenda oleh para pendukung Chelsea. Bagaimanapun, episode ketika ia diminta meninggalkan Stamford Bridge pada September 2007 itu bukanlah episode yang dicatat dengan tinta emas dalam perjalanan karir Mourinho.

Sejak menangani Inter pada musim panas 2008, Mourinho beberapa kali mengalami friksi dengan para pihak di dalam dan luar klub. Pemain, petinggi klub, otoritas Seri A, pelatih dan presiden lawan, hingga media, pernah jadi musuhnya.

Mourinho pun tidak selamanya nyaman duduk di atas kursi allenatore Inter. Beberapa kali rumor berembus kalau ia akan dicopot, meski pada akhirnya tidak terbukti.

Mourinho pasti sudah belajar dari pengalaman kurang menyenangkannya di Chelsea. Ia juga pasti melihat pengalaman orang lain seperti Carlo Ancelotti yang pergi dari AC Milan saat nir gelar tahun lalu, atau Sir Alex Ferguson yang tidak tega meninggalkan Manchester United cuma dengan trofi Piala Liga.

Jadi, mundur saat berada di puncak kelihatannya adalah opsi terbaik buat Mourinho saat ini. Berani, Mourinho?

sumber : http://beritabola.com
Selengkapnya...

Bookmark and Share

'Mourinho Mencari Tantangan, Bukan Uang'

Monday, 24 May 2010 03:05
Getty ImagesBeritabola.com Milan - Real Madrid diyakini akan memberi Jose Mourinho bayaran lebih besar dibanding saat di Inter Milan. Namun itu tak berarti sang pelatih pergi karena uang, soalnya Mourinho hengkang karena mencari tantangan.

Usai mengantar Inter Milan memenangi Liga Champions, yang sekaligus menggenapi treble winners, Mourinho memberi indikasi kuat kalau dia akan angkat kaki dari Giuseppe Meazza. Seperti sudah ramai diberitakan sebelumnya, klub yang akan dia tuju adalah Real Madrid.

Marca menyebut kalau Los Merengues sudah menyiapkan kontrak berdurasi empat tahun untuk pelatih asal Portugal itu, termasuk bayaran 10 juta euro setiap musimnya.

Terkait santernya kabar Mourinho bakal pergi ke Madrid, bos besar Nerazzurri, Massimo Moratti, mengindikasikan kalau dirinya tak bisa berbuat apa-apa soal hal tersebut. Satu hal yang dia yakini adalah kalau kepergian pelatih yang sudah memberinya lima gelar dalam kurun dua tahun itu bukan karena alasan finansial.

"Mungkin ada cara lain untuk mempertahankan Mourinho. Tapi saya pikir dia tertarik dengan tantangan yang ada, petualangan baru. Tahu sedikit, tak terlalu banyak, saya pikir inilah yang membuat menarik, bukan uangnya," ucap Moratti di AS.

Mourinho memang punya ambisi besar untuk 'menaklukkan' Eropa. Beberapa waktu lalu dia bertekat untuk merebut gelar juara di kompetisi liga terbaik Eropa, kondisi di mana dia kini sudah setengah jalan usai memberi titel juara buat Chelsea dan Inter Milan.

"Mourinho punya opsi di kontraknya, jadi dia bisa saja pergi," tutup taipan minyak berusia 65 tahun itu

sumber :
http://beritabola.com
Selengkapnya...

Minggu, 23 Mei 2010

Bookmark and Share

Johan juansyah masih prioritaskan persijap

Striker Johan Juansyah mengungkapkan lebih memprioritaskan Persijap Jepara sebelum menerima tawaran dari klub-klub lain saat menghadapi musim baru kompetisi. Dia mengakui sudah mendapat tawaran untuk pindah. Namun, Johan belum berpikir untuk meninggalkan Persijap.

"Tawaran bergabung dengan klub lain sudah ada. Namun, saya masih mempertimbangkannya. Saya sesungguhnya lebih berharap bertahan di Persijap. Karena itu, saya masih menunggu tawaran dari manajemen untuk menghadapi musim baru," kata Johan.

"Hanya untuk saat ini saya masih belum memikirkannya. Saya ingin menyelesaikan kompetisi lebih dulu bersama Persijap," ujar striker timnas U-23 ini.

Meski memprioritaskan Persijap, namun Johan tak akan menolak bila mendapat tawaran lebih baik. Terutama bila dia bergabung dengan klub yang memungkinkan untuk makin berkembang.

Johan mulai berkembang menjadi pemain yang tak hanya terpaku di satu posisi. Belakangan, dia ditempatkan di belakang penyerang menggantikan Junior yang tak lagi masuk tim.

"Saya makin menikmati dengan peran baru ini. Pasalnya, saya bisa lebih leluasa bergerak," jawabnya.

sumber : http://persijapjepara.blogspot.com
Selengkapnya...

Bookmark and Share

Reuni di 'Bekas Rumah', Duo Belanda Beda Nasib


Sunday, 23 May 2010 03:48
Getty ImagesBeritabola.com Madrid - Wesley Sneijder dan Arjen Robben datang ke Real Madrid di waktu yang sama, sekaligus pergi di periode sama pula. Duo Belanda itu lantas pisah jalan, dengan yang satu baru meraih gelar juara Eropa usai mengalahkan yang lainnya.

Sama-sama kelahiran Belanda, Sneijder dan Robben diboyong Madrid pada periode waktu sama: Agustus 2007. Sialnya, kedua pemain tersebut juga memiliki garis tangan serupa di klub Spanyol itu.

Jarang diberikan kesempatan beraksi, Sneijder dan Robben akhirnya tergusur keluar dari Santiago Bernabeu. Tempat ini tak lagi menjadi "rumah" keduanya terhitung dari Agustus 2009.

Lepas dari Madrid, alur perjalanan keduanya tak lagi sama. Kalau Sneijder diboyong Jose Mourinho ke Inter Milan, Robben dipinang Bayern Muenchen untuk bernaung di bawah panji klub Jerman itu.

Dengan waktu relatif cepat, baik Sneijder dan Robben sama-sama menjadi salah satu pemain kunci di klub barunya. Di saat bekas klub mereka, Madrid, sudah tersingkir di babak 16 besar Liga Champions, si duo Belanda masih mantap melangkah bersama klub masing-masing.

Seiring dengan waktu, Sneijder dan Robben kembali dipertemukan takdir. Pentasnya adalah Santiago Bernabeu, bekas "rumah" keduanya, dengan mengetengengahkan lakon 'duel berburu treble'. Keduanya akan meraih tiga gelar musim ini jika bisa melengkapinya dengan titel Liga Champions, karena Inter dan Bayern sudah meraih dua gelar lain di kompetisi lokal.

Di atas lapangan Bernaebu, kedua pemain lagi-lagi menjalani alur berbeda. Jika Robben tampak kelimpungan karena praktis berusaha menembus lini bertahan Inter sendirian, Sneijder malah sukses membuat satu assist dalam kemenangan 2-0 Inter atas lawannya tersebut.

Pada akhirnya, kedua pemain itu menuntaskan pertandingan dengan nuansa berbeda. Jika Robben bersama Bayern sedang dirundung kecewa, Sneijder dan Inter malah pulang dengan berpesta pora.

"Dari awal mula aku bergabung dengan Inter, aku tak memikirkan treble, tapi ketika mulai bermain kami semua meyakininya karena kami punya tim luar biasa. Kami bertarung bersama, menang bersama dan memainkan sepakbola luar biasa," lugas Sneijder ceria, seperti dikutip Football Italia.

sumber : http://beritabola.com
Selengkapnya...

Bookmark and Share

Cambiasso: Selamat Jalan, Mourinho


Sunday, 23 May 2010 03:05
Getty ImagesBeritabola.com Madrid - Rumor hijrahnya Jose Mourinho dari Inter Milan ke Real Madrid sudah kian santer. Esteban Cambiasso pun memberi pernyataan yang secara tak langsung seperti membenarkan spekulasi yang ada.

Usai mengantar Inter juara Liga Champions dengan menundukkan Bayern Muenchen di Santiago Bernabeu, Minggu (23/5/2010) dinihari WIB, spekulasi tentang kepindahan Mourinho kian santer.

Belum ada pernyataan gamblang dari Mourinho mengenai hal ini. Kubu Inter sendiri melalui Presiden Massimo Moratti menyebut bahwa pembicaraan serius dengan sang allenatore akan segera dilakukan dalam hitungan hari.

Nah, dalam euforia kemenangan atas Bayern, gelandang Inter Esteban Cambiasso malah seperti membenarkan bawah kebersamaan Mourinho dengan Inter akan berakhir musim ini.

"Kami mendoakan Mourinho yang terbaik di masa depan, tapi kami akan mulai lagi dengan seorang pelatih baru musim depan," aku Cambiasso di Football Italia.

Sebelumnya, selebrasi Interisti di kota Milan juga menjadi pesta dukungan buat Mourinho. Para pendukung Inter masih ingin si pria Portugal menukangi tim kesayangan mereka.

sumber : http://beritabola.com
Selengkapnya...

Sabtu, 22 Mei 2010

Bookmark and Share

Jelang Final Liga Champions - Dukungan Presiden Roma untuk Inter


Saturday, 22 May 2010 14:57
Getty ImagesBeritabola.com Roma - Seri A telah usai, persaingan AS Roma dengan Inter Milan untuk saat ini pun selesai. Buktinya, Presiden Roma Rosella Sensi siap mendukung Inter di final Liga Champions.

Menjelang akhir kompetisi Seri A Italia musim 2009-2010, panasnya rivalitas Inter dengan Roma mencapai titik tertinggi. Keduanya sama-sama tak mau kalah dari lawannya tersebut dalam berburu Scudetto.

Akan tetapi, kini itu sudah dilewati. Scudetto telah digenggam Inter yang sekarang akan berjibaku menghadapi Bayern Muenchen di final Liga Champions, Minggu (23/5/2010) dinihari WIB, dengan membawa panji Italia.

Terlebih lagi kekalahan buat Nerazzurri atas Die Roten sangat mungkin membuat jatah Italia untuk Liga Champions berkurang musim depan. Sebaliknya jatah tambahan bisa didapat Jerman yang koefisiennya sedang mengancam Italia.

Itulah mengapa Sensi kini tak segan-segan melontarkan dukungan buat Inter. Di kompetisi lokal mereka boleh rival, tapi lain halnya manakala Inter kini akan bertarung di Eropa.

"Aku adalah orang yang beradab dan selalu mendukung Italia, maka dari itu malam ini aku akan mendukung Inter," seru Sensi di Football Italia.

"Sekalipun kejadian belakangan membuat Inter adalah tim yang paling tidak aku dukung, aku tetap mendukung Inter apalagi jika mereka main bagus dan layak didukung. Tentu aku juga berharap Italia bisa juara, karena ini akan bikin Italia tetap dapat jatah sampai posisi empat di kompetisi," lugas dia.

sumber : http://beritabola.com
Selengkapnya...

Bookmark and Share

Persija Menangi Derby Jakarta


Saturday, 22 May 2010 12:34
Beritabola.com Jakarta - Persija Jakarta berhasil memenangi derby Jakarta saat menghadapi Persitara Jakarta Utara. Gol tunggal Emaleu Serge membuat 'Macan Kemayoran' menundukkan 'Si Pitung' 1-0.

Bertanding di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (22/5/2010), tanpa kehadiran penonton, kedua kesebelasan terlihat bagai lesu darah, terutama dalam tempo 45 menit pertama.

Peluang di babak pertama praktis cuma diciptakan oleh Bamban Pamungkas di menit 18. Namun tendangan gunting striker Persija itu gagal berbuah gol karena melambung tinggi.

Baru di babak kedua pertandingan berjalan lebih menarik. Menit 53, sebuah tendangan spekulasi Supriyadi nyaris membuat Persitara mencetak gol andai bola tidak menghantam tiang kiri gawang Persija.

Enam menit berselang, kiper Persija M Yasir harus meregangkan badannya untuk men-tip bola yang sebenarnya merupakan umpan silang yang dikirim oleh A Marzuki dari sayap kanan.

Persitara kembali mengancam di menit 66. Sebuah tendangan keras dari Tantan dari luar kotak penalti masih bisa ditepis oleh Yasir sehingga gol pun masih gagal tercipta.

Persija balik mencetak peluang di menit 71. Kali ini, satu tendangan deras kaki kiri Bambang Pamungkas gagal berbuah gol karena kiper Persitara Wawan Dermawan bisa menepis ke luar lapangan.

Menit 75, Persija akhirnya bisa menjebol kebuntuan. Umpan terobosan Firman Utina diteruskan dengan tendangan keras kaki kanan oleh Serge tanpa bisa ditahan oleh Wawan Dermawan. 1-0 buat Persija.

Persitara nyaris saja menyamakan kedudukan di menit 89 ketika umpan silang Sutikno dari sayap kiri mengarah ke Diego Mendieta yang bebas. Namun sundulan Mendieta masih melebar dari gawang Yasir.

Hasil ini mengantar Persija merangkak dua tingkat ke posisi lima klasemen sementara Liga Super Indonesia (ISL) dengan nilai 49. Sedangkan Persitara tetap terbenam di posisi 18 alias terakhir dengan 27 poin.

sumber : http://beritabola.com
Selengkapnya...

Bookmark and Share

Danang dinego arema indonesia

JEPARA - Beberapa hari terakhir ini, santer terdengar kabar bahwa kiper utama Persijap Danang Wihatmoko tengah diminati manajemen Arema Indonesia. Namun, kemarin kabar tersebut langsung dibantah oleh kiper kelahiran Jepara tersebut.

Dikatakan, sampai saat ini belum ada pihak manapun yang telah menghubunginya terkait masa depan karirnya sebagai penjaga gawang. Danang mengaku, sebelumnya memang pernah ada personel Arema yang meminta nomor telepon kepadanya. Namun sejak saat itu tidak ada kontak lagi.

''Dulu sewaktu saya main di Malang melawan Arema, memang ada yang minta nomor telepon saya. Tapi soal kelanjutan komunikasi sama sekali tidak ada," katanya, kemarin (21/5). Kiper yang merayakan ulang tahun ke-28 pada 7 Mei lalu itu, menyatakan masih akan berkonsentrasi bersama Persijap sampai akhir musim ini. Masalah karirnya di musim depan sampai sekarang belum terpikirkan.

Danang sendiri telah berkostum Persijap selama tiga musim berturut-turut. Namun, kemampuannya menjaga gawang baru terlihat selama dua musim belakangan. Saat ini, tenaganya di tim Laskar Kalinyamat sangat dibutuhkan.

Kini, kiper yang mempunyai tinggi badan 181 cm ini, merupakan pemain utama di bawah mistar Persijap. Namun sejak dia mengalami cedera di beberapa pertandingan terakhir, posisinya sempat digantikan oleh kiper kedua M Syahbani dan kiper keempat Khoirul Latif.

Danang terakhir tampil bersama Persijap saat menghadapi tim tamu PSPS Pekanbaru, 19 Mei lalu. Saat itu Danang yang dipaksakan bermain meskipun cedera, mampu menjaga gawangnya hingga tetap aman dari kebobolan. Danang tercatat mampu menyelamatkan empat kali peluang emas yang dilancarkan oleh PSPS. Bahkan, tim Laskar Kalinyamat akhirnya mampu menang tipis dengan skor 1-0.

sumber : http://persijapjepara.blogspot.com Selengkapnya...

Template by : aldast