Senin, 30 Agustus 2010

Persija Gunakan Dua Stadion di ISL

Bookmark and Share

Persija Jakarta akan menggunakan dua stadion di Liga Super Indonesia (LSI) musim 2010/2011, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Lebak Bulus. SUGBK diproyeksikan untuk pertandingan akhir pekan sementara Lebak Bulus di pertengahan pekan.

“Kita menganggap home ground itu bukan



stadionnya, tapi kota. Kedua stadion masih di Jakarta,” kata CEO Liga Indonesia, Joko Driyono di Jakarta, Sabtu (28/8) malam.

Liga akan melakukan penilaian terhadap stadion para peserta Liga Indonesia pada 1 hingga 5 September. Ada sejumlah klub yang bermasalah yaitu Persiba Balikpapan, PSM Makassar, Persiwa Wamena, Persela Lamongan, Persibo Bojonegoro, Semen Padang dan PSPS.

Persiba dan PSM memiliki opsi pindah ke Stadion Segiri Samarinda. Persiwa menggunakan Stadion Mandala, Jayapura. Persela bisa memakai Stadion Gelora Deltra Sidoarjo atau Brawijaya Kediri. Sementara Persibo dapat memainkan laga kandang di Stadion Manahan Solo atau Brawijaya Kediri.

Semen Padang dan PSPS yang masih kesulitan. Markas SP, Stadion Haji Agus Salim, Padang, masih dalam tahap renovasi. Begitu juga dengan kandang PSPS, Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru yang dipersiapkan untuk ajang PON XVIII 2012. Stadion alternatif Kuantan Singingi ternyata dinilai tidak layak akibat akses buruk menuju stadion tersebut. “Dari kota Pekanbaru menempuh waktu 2,5 hingga 3 jam,” kata Joko.

SP akan mengajukan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang sebagai markas. Tampaknya PSPS akan melakukan hal serupa. Jika ini dikabulkan, Liga bakal kesulitan mengatur jadwal pertandingan SP dan PSPS karena akan berbagi dengan tuan rumah Sriwijaya FC. “Yang jelas jika stadion kita nilai tidak layak, klub harus mencari stadion baru alternatif yang memenuhi syarat agar bisa ikut kompetisi musim depan,” tegas Joko.

sumber : http://www.bolaindo.com

Selengkapnya...

Timnas U-16 Kalah Untuk Pertama Kali

Bookmark and Share

Timnas di bawah usia 16 tahun akhirnya mengalami kekalahan untuk yang pertama kalinya dari rangkain pertandingan ujicoba yang dijalani selama hampir dua bulan terakhir ini. Dihadapkan dengan tim diklat Ragunan U-19, Sabtu (28/8) sore di lapangan kompleks Sawangan, timnas U-16 harus menyerah dengan skor 0-2 pada tim yang materi pemainnya lebih "senior" tiga tahun dibanding mereka.



Ini merupakan kekalahan pertama timnas U-16 Indonesia dari 12 laga persahabatan yang dijalani sepanjang dua bulan berada dalam pelatnas. Dari 12 pertandingan ujicoba itu, timnas U-16 mencatat sembilan kali kemenangan, dua kali imbang, dan sekali kalah.

Yang menarik, kekalahan 0-2 dari tim diklat Ragunan U-19 ini justru diterima setelah "kegagalan" timnas U-16 untuk beruji-coba ke Malaysia pada awal September mendatang. Rencana lawatan ke negeri jiran untuk menjalani dua mali laga persahabatan dengan tim negeri serumpun ini dibatalkan mengingat hubungan kedua negara yang kurang baik saat ini.

Dalam program yang sudah disetujui PSSI, rombongan timnas U-16 akan bertolak ke Malaysia pada 2 September, lalu bertanding dengan tim yunior negeri jiran itu pada 4 dan 6 September.

Apakah kegagalan beruji-coba ke Malaysia itu mempengaruhi mental para pemain? Baik Direktur Teknik PSSI Sutan Harharah, pelatih kepala timnas U-16 Mundari Karya, dan anggota Komite Usia Muda PSSI Ganesha Putera Christian, sama-sama mengisyaratkan kebenarannya. Walau demikian, mereka juga berpendapat, kekalahan ini tak perlu dipermasalahkan, dan justru baik untuk "menyadarkan" para pemain.

"Kegagalan berangkat ke Malaysian itu saya kira memang memberi pengaruh psikologis terhadap mereka. Tetapi apa boleh buat, situasinya memang kurang memungkinkan. Sekarang tinggal memberi dorongan moril kepada para pemain," jelas Sutan Haraharah.

Menurut Mundari Karya, para pemainnya memang agak down. Namun dia yakin, mereka tidak akan terlalu larut dalam kekecewaan itu.

"Ini membuat konsentrasi mereka agak pecah di lapangan. Kerjasama antar-lini jadi kurang padu, meski secara umum kedua tim sudah beriain baiki," kata Mundari Karya.

Ganesha Putra Christian menegaskan, para pemain timnas U-16 tentunya mengalami kejenuhan setelah terus menerus berlatih dan beruji-coba.

"Rencana lawatan ke Malaysia itu sangat baik untuk mengurangi tingkat kejenuhan mereka. Ingat, mereka masih anak-anak, jadi mentalitasnya mudah goyah oleh hal-hal yang mengganggu pemikirannya," kata ditrektur SSB Villa 2000 Pamulang itu.

Dari pertandingannya dengan tim diklat Ragunan U-19 itu, anak-anak timnas U-16 sebenarnya tampil cukup baik. Karena sudah sering bertemu dengan tim-tim yang meteri pemainnya lebih tua, mereka terlihat tetap fight untuk memberikan perlawanan. Namun, ya, mungkin karena faktor psikologis itu, permainan mereka tidak seperti pada laga-laga ujicoba sebelumnya.

Anak-anak timnas U-16 kecolongan dua gol pada babak pertama, masing-masing dari tendangan jarak jauh di menit ke-34 dan crossingdari sayap kanan yang gagal ditangkap kiper, lalu bola jatuh dekat pemain depan tim Ragunan yang kemudian meneruskannya ke gawang.

"Gol kedua itu 100 persen karena blunder kiper Kurniawan," tegas Ganesha, yang menyaksikan ujicoba itu di Sawangan.

Tim diklat Ragunan U-19 sendiri sebenarnya bukan lawan yang ringan. Tim yang ditangani oleh duet pelatih Punaryo dan Bambang Warsito ini tengah dipersiapkan ke Kejuaraan Pelajar Asia 2010, mulai 11 Oktober di Korea Selatan. Pada 9 September mereka direncanakan meninggalkan Jakarta.

Akan halnya timnas U-16, pelatih kepala Mundari Karya tetap fokus untuk menempa pemainnya dalam latihan dan ujicoba di Sawangan, sebelum "berkandang" di Solo untuk menghadapi AFF U-16 Championship pada 20-28 September mendatang. Mundari merencanakan dua kali ujicoba lagi, yakni melawan Pelita Jaya U-21 pada Rabu dan Persija U-21 pada Sabtu mendatang. Setelah itu, para pemain diliburkan.

"Mereka akan dipulangkan ke daerahny maisng-masing untuk merayakan Lebaran bersama keluarganya," jelas Mundari.

Tiga hari setelah Lebaran, yakni 14 September, para pemain diharaapkan sudah berkumpul seluruhnya di Solo.

sumber : http://www.pssi-football.com

Selengkapnya...

Arcan Iurie : Liga Super Musim 2010-2011 Bakal "Panas"

Bookmark and Share

Pelatih asal Moldova, Arcan Iurie, menilai kompetisi Liga Super Indonesia musim depan (2010-2011) akan berlangsung ketat dan panas, mengingat sejumlah tim papan atas benar-benar serius mempersiapkan timnya dengan merekrut pelatih berkualitas.

"Setidaknya kita bisa melihat lima tim papan atas yang sedang memacu kualitas timnya dengan



merekrut pelatih berkualitas. Kompetisi LSI nanti akan berjalan ketat dan panas," ujar Arcan Iurie di Jakarta, Sabtu.

Arcan Iurie, yang merupakan mantan pelatih Persib, Persebaya, dan Semen Padang, menyebut tim-tim papan atas tersebut adalah Arema Indonesia, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persib Bandung.

"Coba kita lihat untuk apa Sriwijaya merekrut Ivan Kolev, Persija menarik Rahmad Darmawan, PSM memilih Robert Rene Albert, sedangkan Persib merekrut pelatih baru Darko Jankovic. Tentu hal ini menggambarkan semuanya ingin menjadi juara pada musim depan," ujar Iurie saat menghadiri acara buka puasa bersama di rumah kediaman Presdir PT Liga Indonesia Andi Darussalam Tabusala.

Lebih jauh Arcan melihat peta persaingan di jajaran Divisi Utama Liga Indonesia juga akan berjalan ketat, mengingat beberapa tim yang terdegradasi tahun 2009-2010 tentunya ingin kembali ke level tertinggi kompetisi Liga Super Indonesia.

"Persebaya Surabaya pun tentu akan mempersiapkan tim lebih baik lagi setelah terdegradasi. Demikian pula Persik Kediri yang lolos dari degradasi, mereka sekarang rekrut Jaya Hartono," ujarnya.

Arcan Iurie yang juga pernah mengantarkan Persija mencapai runner-up Liga Indonesia pada tahun 2005 secara jujur mengatakan, persepakbolaan Indonesia merupakan "surga" bagi para pelatih asing dan juga pemain asing.

"Hidup di Indonesia ini enak. Berbagai fasilitas ada dan harganya relatif murah. Saya saja masih punya kesempatan untuk refreshing sambil memancing (ikan) di tempat pemancingan umum di Kediri yang cukup baik," ujar Iurie mencontohkan.

Arcan Iurie sendiri terakhir kali berhasil mengantarkan tim Semen Padang promosi ke jajaran Liga Super Indonesia untuk musim depan. Namun hingga kini ia belum menangani tim mana pun di persepakbolaan Indonesia.

sumber : http://12paz.blogspot.com

Selengkapnya...

Mekan Nasyrov Ingin Gabung

Bookmark and Share

Pemain asal Turkmenistan Mekan Nasyrov kembali meramaikan bursa perburuan pemain lini tengah Persijap musim ini.

Mantan gelandang Persik Kediri itu dikabarkan kian intensif mejalin komunikasi dengan manajemen Laskar Kalinyamat terkait keinginannya untuk bergabung dengan Tim Kota Ukir. Jika komunikasi


itu terus berlanjut, maka Mekan akan bersaing dengan gelandang asal Spanyol Francisco Javier Perez yang kini tengah seleksi memperebutkan satu kursi tersisa untuk lini tengah.

’’Mekan sampai hari ini masih berharap bisa bergabung dengan Persijap. Jadi kami masih memantau perkembangannya karena ia masih dipertimbangkan bisa direkrut bersama pelamar lainnya,’’ kata bendahara Persijap Suko Santoso, kemarin.

Mekan sudah berlatih di Gelora Bumi Kartini selama tiga hari awal Agustus lalu, tetapi kemudian manajemen tim menyatakan harapan kepada Mekan kandas karena pemain itu dikabarkan memilih PSM Makassar.

Dalam beberapa hari terakhir, Mekan justru merapat kembali ke Persijap. Ia tidak muncul dalam skuad PSM yang berlaga melawan Arema Indonesia, Jumat lalu di ajang Inter Island Cup di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang. Tetapi Mekan belum muncul kembali di Jepara hingga kemarin, walaupun intensif berkomunikasi dengan manajemen Persijap.

Pada saat bersamaan Francisco Javier Perez masih bertahan mengikuti seleksi dan tampil di ajang laga uji coba Persijap melawan Cahaya Samudera Bandengan, Sabtu malam lalu. Javier tampil 70 menit sebagai gelandang serang. ia mencetak beberapa peluang namun digagalkan kiper Cahaya Samudera Nanang Sudrajat. ’’Javier juga masih dalam pantauan,’’ kata Suko Santoso.

Selain Javier, gelandang bertahan asal Nigeria August juga masih di Jepara. Nama Javier muncul bersamaan dengan kabar kedatangan gelandang asal Portugal Carlos Miguel akhir bulan ini, namun kabar terakhir kemarin menyebutkan Miguel kemungkinan tak diproyeksikan datang karena sudah ada pilihan antara Javier dan Mekan Nasyrov.

’’Mungkin saat ini pertimbangan manajemen dan pelatih masih pada Javier dan Mekan untuk lini tengah,’’ lanjut Suko.
Terkait posisi striker, satu-satunya pemain yang dinanti kedatangannya adalah Gustavo ’Guti’ Ribeiro yang dijadwalkan tiba di Jepara, 4 September.

sumber : http://persijapjepara.blogspot.com

Selengkapnya...

Deal, Evaldo & Yasir Langsung Ikut Uji Coba

Bookmark and Share

Persijap Jepara terus melakukan negosiasi dengan pemain-pemain yang sudah masuk dalam daftar perburuan. Tadi malam, skuad Laskar Kalinyamat bertambah menyusul bergabungnya bekas kiper Persija Jakarta M Yasir.

Sehari sebelumnya, bek asal Brasil Evaldo sepakat bergabung kembali setelah menuntaskan negosiasi



singkat dengan manajemen klub. Evaldo resmi bergabung dengan tim Kota Ukir di musim ketujuhnya secara berturut-turut.

‘’Negosiasi selesai, dan saya sudah memilih Persijap,’’ kata M Yasir usai laga uji coba Persijap melawan PS Cahaya Samudera, pukul 22.30 tadi malam.

M Yasir adalah satu dari kiper yang terakhir diburu. Sebelumnya Persijap sudah memiliki Danang Wihatmoko dan Khoirul Latif. Masuknya Yasir menutup perburuan penjaga gawang. Yasir bukan asing lagi di Persijap karena saat masih yunior ia adalah skuad utama di bawah mistar Persijap Yunior musim 2002 ketika juara Piala Suratin.

‘’Negosiasi dengan Yasir lumayan lancar. Dia kembali, setelah menjadi bagian dari Persijap masa lalu. Kami tidak akan mencari kiper lagi musim ini,’’ kata Wakil Sekretaris Tim Persijap Nurjamil.

Cahaya Samudera

Sementara itu Evaldo bergabung setelah sehari berlatih di Gelora Bumi Kartini. Tadi malam ia ikut bertanding dalam laga uji coba.

Evaldo dan kawan-kawan menang 8-1 atas Cahaya Samudera, klub juara Kompetisi Divisi I lokal Persijap 2009 itu. Gol-gol tim Kota Ukir dicetak Gendut Doni dan Noorhadi masing-masing dua gol. Empat gol lainnya dicetak Danan Puspito, Riski Novriansyah, Johan Juansyah, dan Didik Darmadi.

Dalam laga uji coba itu Laskar Kalinyamat juga diperkuat dua pemain pelamar, masing-masing August (Nigeria) dan Francisco Javier Perez (Portugal). Dua pemain tengah itu belum ditentukan nasibnya.
Laga uji coba itu disaksikan lebih adri 6.000 penonton karena tribune barat dan timur penuh.

sumber : http://persijapjepara.blogspot.com

Selengkapnya...

Minggu, 22 Agustus 2010

Alberts akan Jadi Asisten Guss Hiddink?

Bookmark and Share

Roberts Rene Alberts memutuskan untuk tak lagi berkiprah di sepak bola Indonesia. Pelatih asal Belanda tersebut disebut-sebut akan menjadi asisten pelatih Guss Hiddink. Demikian dikatakan sumber di Jakarta .

"Alberts mengirim sms (pesan layanan singkat) kepada saya yang mengatakan kalau dia tak akan


kembali di Indonesia. Dalam pesan itu, dia juga mengatakan akan menjadi asisten pelatih Guss Hiddink," kata sumber.

Alberts saat ini masih menikmati masa liburannya bersama keluarga di Malaysia. Arsitek berpaspor Belanda tersebut sudah tak asing lagi bagi publik negara Jiran, sebab selain pernah membesut klub sepak bola di sana Alberts juga mantan Direktur Teknik Timnas Malaysia.

Musim lalu, Alberts sukses mengantarkan Arema Indonesia menjadi juara DISL (Djarum Indonesia Super League) 2009/2010. Itu merupakan sejarah Singo Edan, karena sejak berdiri tahun 1987 tak pernah juara liga. Alberts juga membawa tim kebanggaan Aremania ke final Piala Indonesia 2010. Sayang, di final langkah Noh Alam Shah dan kawan-kawan dihentikan oleh Sriwijaya FC.

Sumber tak menyebutkan secara detail kenapa Alberts tak ingin lagi kembali ke Indonesia. "Yang jelas, dia menganggap liga Indonesia perlu banyak dibenahi terlebih masalah intervensi," kata sumber.

Seperti diketahui, Alberts tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat Kapolda Jawa Tengah Irjen Alex Bambang Riadmojo menghentikan laga final Arema vs Sriwijaya FC di Stadion Manahan Solo beberapa waktu lalu. Dengan mengatas namakan keamanan, Alex meminta wasit yang memimpin pertandingan, Jimmy Napitupulu, diganti karena berpotensi menyulut kerusuhan. Setelah diyakinkan, Alex akhirnya mengizinkan Jimmy kembali memimpin pertandingan.

sumber : http://12paz.blogspot.com

Selengkapnya...

Sriwijaya Bidik John Wilkinson

Bookmark and Share

Pemain asing Asia yang diburuan Sriwijaya FC mulai terkuak. Pasalnya, pemain yang akan diboyong ke Palembang adalah pemain naturalisasi timnas Singapura kelahiran Australia.

“Dia pemain timnas Singapura asal Australia. Tapi, siapa namanya silahkan cari sendiri. Yang pasti pemain ini berposisi bek kiri, dan bukan Daniel


Bennett,” kata Direktur Bidang Teknik dan SDM, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin.

Dari penelusuran , pemain naturalisasi timnas Singapura kelahiran Australia tidak ditemukan. Tapi, ada satu nama kelahiran Inggris, yang berposisi sebagai midfielder, yakni John Wilkinson.

John Wilkinson saat ini bermain bersama tim Liga Super Singapura, Singapore Armed Force (SAF). Pemain kelahiran, Exeter, England, 24 August 1979 sudah memperkuat beberapa klub Singapura, seperti Geylang United.

Meski berposisi sebagai midfielder, John Wilkinson merupakan pemain yang haus gol. Terbukti, bersama SAF, mantan pemain Woodlands Wellington ini telah mengoleksi 14 gol dari 81 laga. Sebelumnya, pemain berjersey nomor 10 ini telah mengoleksi 15 gol dari 26 laga bersama Geylang United.

Pemain berpostur 178 cm ini telah bergabung bersama timnas Singapura sejak 2007 lalu. Wilkinson telah menciptakan 4 gol dari 26 laga bersama timnas Singapura. Tapi, tekad Sriwijaya FC untuk mendatangkan pemain naturalisasi Singapura, ini menemui ganjalan. Pasalnya, pemain yang menjadi bidikan Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) tidak mau melalui tahap seleksi.

Praktis, hal ini menjadi ganjalan tersendiri bagi Laskar Sriwijaya untuk bisa mendapatkan pemain buruanya. “Dia tidak mau diseleksi, dan ingin langsung di kontrak. Tapi, kami masih mempertimbangkan hal itu. Kita lihat nanti, apakah pelatih Sriwijaya FC, Ivan Kolev setuju atau tidak,” pungkasnya. Seleksi Maquire.

Selain itu, juga akan menyeleksi satu pemain asia lainnya, yakni Joshua James Maguire. Pemain asal Australia ini akan melakukan seleksi. “Kami seleksi dulu Joshua James Maguire. Tapi, soal di terima atau tidak kami serahkan kepada pelatih Ivan Kolev,” kata Direktur Bidang Teknik dan SDM, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (PT SOM), Hendri Zainuddin, kemarin (19/8).

Joshua James Maguire merupakan pemain asing Asia yang sudah malang melintang bermain di Indonesia Super League (ISL). Terakhir, pemain kelahiran, Sydney, Australia, 22 September 1980 ini memperkuat PSPS Pekanbaru selama setengah musim. Sebelumnya, pemain berpostur 176 cm ini memperkuat Persebaya Surabaya selama setengah musim.

“Kami masih butuh gelandang. Sehingga, kami akan menyeleksi Maguire,” imbuhnya. Selain akan menyeleksi pemain asing Asia, tim juara double winner 2007 ini juga akan menyeleksi pemain lokal profesional yakni, Rudi Widodo. (mg43)

Nama: John Wilkinson
TTL: Exeter, Inggris, 24 August 1979
Tinggi: (1.78 m)
Posisi: Midfielder
Nomor: 10
Exeter City (1995–2001)
Tiverton Town (2001–2002)
Woodlands Wellington (2002–2004)
Geylang United (2005 )
Singapore Armed Forces (2006–)
Timnas Singapura (2007–)

sumber : http://12paz.blogspot.com

Selengkapnya...

Johan Ibo Berlabuh ke Bontang FC

Bookmark and Share

Defender tangguh asal Sentani Johan Ibo akhirnya memilih bergabung dengan Bontang FC. Mantan pemain Pelita Jaya ini akhirnya memilih tim asal Bontang Kaltim itu karena harga yang ditawarkan realistis.

pemain dengan tinggi 185 cm ini mengatakan beberapa klub sudah ada yang melakukan negosiasi


seperti Persib Bandung, PSM Makassar, Persisam Samarinda, Persijap Jepara, dan Persiwa Wamena namun Bontang FC yang paling serius melakukan pendekatan.
“Bontang menunjukkan niatnya untuk menggunakan tenaga saya dank arena harga yang ditawari cocok akhirnya saya terima,” ungkapnya dalam pesan singkat .

“ Di Semen Padang saya ditawar Rp 550 juta sedangkan di Bontang Rp 650 Juta apalagi misi Bontang musim depan jelas jadi saya memilih untuk bergabung. Mudah-mudahan 3 hari kedepan saya sudah teken kontrak,” katanya lagi.

Soal kapan dirinya memperkuat tim Papua, teman akrab Gerald Pangkali ini mengatakan untuk saat ini tidak dulu memperkuat tim Papua karena dirinya masih perlu menambah jam terbang untuk lebih meningkatkan performanya.

“Saya pikir untuk tim di Papua tidak dulu, saya masih harus menambah jam terbang agar ketika kembali nanti semua pengalaman bisa saya curahkan untuk tim di tanah kelahiran saya,” tandasnya.

sumber : http://12paz.blogspot.com

Selengkapnya...

Il Capitano Kembali Dipanggil

Bookmark and Share

Persijap memutuskan untuk kembali memanggil pemain belakang sekaligus kapten tim musim lalu Evaldo Silva da Asiss. Dijadwalkan, pemain senior asal Brasil tersebut sudah bergabung dengan pemain lain untuk berlatih mulai Senin pekan depan.

Manajer Persijap Anwar Haryono mengatakan, ada beberapa pertimbangan yang membuat manajemen


kembali memanggil Evaldo. ”Kami sudah membicarakan hal ini dengan pelatih. Hasilnya tim pelatih sepakat untuk menggunakan tenaga Evaldo kembali,” kata Anwar Haryono kepada Harian Seputar Indonesia kemarin.

Menurut Anwar, Evaldo sudah menjadi ikon bagi persepakbolaan Jepara. Loyalitas pemain 36 tahun tersebut juga tidak perlu diragukan. Sejak menginjakkan kakinya di Indonesia pada 2004, dia langsung memutuskan membela Persijap sampai musim kemarin. Jika dihitung, Evaldo Silva sudah berbaju Persijap selama enam musim berturut-turut dan merupakan pemain asing paling setia di Persijap.

Disinggung mengani usia Evaldo yang sudah tidak muda lagi, Anwar Haryono memiliki jawaban tersendiri. ”Kecepatan dan kebugaran Eva (sapaan Evaldo) tidak terpengaruh meski usianya tidak muda lagi. Di samping itu, dia memiliki jiwa kepemimpinan yang sangat dibutuhkan pemain-pemain Persijap lainnya,” ujar Anwar.

Masuknya kembali nama Evaldo tidak bisa dilepaskan dari kualitas para pemain asing yang mengikuti seleksi di Persijap pekan kemarin. Dari belasan legiun mancanegara yang datang ke Jepara, hanya satu yang mampu mencuri perhatian pelatih Alves Divaldo dan manajemen. Dia adalah pemain asal Korsel Yoon Sung Min.

Posisi Yoon sebagai gelandang membuat manajemen harus bekerja lagi mencari pemain untuk pos-pos lainnya seperti belakang dan depan. Untuk pos belakang, manajemen akhirnya memilih memanggil Evaldo. Sedangkan, posisi di depan akan ditempati pemain yang direkomendasikan pelatih Diva, yakni Guti Riberio.

Dia merupakan pemain depan asal Portugal yang saat ini bergabung dengan salah satu klub di Liga Yunani. Dalam waktu dekat, pemain berusia 26 tahun itu akan segera datang ke Jepara untuk menunjukkan kemampuannya mengolah si kulit bundar.

Selain legiun asing, tim pelatih juga tengah serius bergerilya mengumpulkan potensi-potensi pemain dari tanah air yang akan ditempatkan di posisi sayap kiri dan bek kanan. Persijap terpaksa mencari pemain sayap kiri menyusul hengkangnya Isdiantono ke Persisam Samarinda.

Asisten pelatih Anjar Jambore Widodo menyatakan, dia sudah menghubungi Isdiantono terkait hal ini. ”Dia (Isdiantono) memiminta maaf karena tidak bisa lagi bergabung dengan Persijap musim ini,” ucap Anjar.

sumber : http://persijapjepara.blogspot.com

Selengkapnya...

Okto Digadang Gantikan Isdiantono

Bookmark and Share

Pemain sayap kiri Persitara Jakarta Utara musim 2009/2010 Oktavianus Maniani diharapkan bisa bergabung dengan Persijap Jepara musim ini. Pemain berusia 20 tahun asal Papua itu diproyeksikan menempati posisi yang ditinggalkan Isdiantono, yakni di sayap kiri.

Saat ini Laskar Kalinyamat baru memiliki Danan


Puspito di posisi itu, setelah Isdiantono memilih hijrah ke Persisam Samarinda, walaupun sebelumnya sudah bersepakat memperpanjang kontraknya di Laskar Kalinyamat.

’’Akhir pekan ini mudah-mudahan Oktavianus bisa tiba di Jepara,’’ kata Manajer Teknik Persijap Juli Susanto, kemarin.

Tetapi ia menyatakan belum ada negosiasi terhadap pemain yang biasa disebut Okto Maniani itu. Posisi winger kiri diprioritaskan Pelatih Divaldo Alves setelah perginya Isdiantono. Selain itu Diva juga memburu pemain ekspatriat untuk posisi striker dan gelandang.

Okto Maniani memperkuat Persitara musim lalu dan mencetak dua gol. Okto mengawali karier bersama PSMS U-21, lalu bergabung bersama Tim Ayam Kinantan senior pada musim 2008/2009. Pelatih Diva secara khusus memberi perhatian pada kekuatan sayapnya dalam latihan beberapa hari terakhir.

Bagi Diva, nama Okto tidak asing karena musim 2008/ 2009 ia adalah pelatih PSMS Medan. Belum ada kepastain apakah Okto bisa tampil saat Persijap menggelar laga uji coba melawan tim lokal, kenari Stars malam ini di Gelora Bumi Kartini.

Sementara itu pemain sayap kanan Nurul Huda dipastikan absen dalam laga nanti malam karena masih menjalani pemulihan setelah sakit di Sidoarjo, Jatim. Nurul Huda menyatakan baru akan ke Jepara pada Minggu, besok.

Putra Jepara
Bergabung Sementara itu Wakil Sekretaris Tim Persijap Nurjamil mengatakan tiga putra Jepara yang semuanya jebolan Persijap yunior kemarin resmi bergabung dengan Persijap. Mereka adalah Chanif Muhajirin, Catur Rintang dan Noorhadi.

Khusus bergabungnya Norhadi, kini menambah daftar pemain lini depan yang sudah direkrut. Sebelumnya manajemen sukses merekrut Johan Juansyah, Gendut Doni dan Riski Novriansyah.

Empat striker domestik itu dinilai sudah cukup, sehingga, kata Nurjamil, kini pihaknya tinggal membutuhkan satu striker ekspatriat handal. Pemain tengah asal Australia yang sebelumnya dikabarkan akan tiba pada Kamis lalu, hingga kemarin belum datang.

sumber : http://persijapjepara.blogspot.com

Selengkapnya...

Kamis, 19 Agustus 2010

Danilo Kembali ke Deltras

Bookmark and Share

Danilo Fernando kembali ke klub lamanya Deltras Sidoarjo untuk Liga Super Indonesia musim 2010/11 dan paling lambat akan bergabung pada Jumat (20/8) nanti. Pemain bernama lengkap Danilo Fernando Bueno de Almeida itu telah menyelesaikan kontraknya bersama Deltras dan resmi pindah dari Persisam Samarinda. Ia menjadi pemain asing ketiga setelah Sackie Doe dan Roberto Kwateh (Liberia).


"Dia pasti milik kami. Dia juga sudah menyelesaikan kontrak dengan kami dan kalau tak ada halangan akan datang Jumat ini," ungkap Penanggung Jawab Deltras, Vigit Waluyo, saat memantau uji coba Deltras melawan Deltras Junior di Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (18/8) kemarin.

"Semoga dengan kehadiran dia, kualitas barisan depan tim bisa lebih bagus," lanjutnya.

Pemain asal Brasil itu sendiri sempat berbaju Deltras di musim 2008-2009. Sayang, karena The Lobster degradasi, ia pindah dan baru kembali setelah Deltras promosi sejak musim lalu.

Sebelumnya, Deltras telah berhasil mendatangkan Anang Ma'ruf dan Sugiantoro. Keduanya pernah bahu-membahu bersama Danilo saat masih di Persebaya Surabaya dan ditambah satu pemain lain yakni gelandang enerjik Sutikno. Rencananya, keempat pemain tersebut akan diturunkan saat Liga Jatim (Piala Gubernur) 2010 nanti.

sumber : http://biangbola.com

Selengkapnya...

Persijap Nego Tiga Pemain Lagi

Bookmark and Share

Berdasarkan seleksi yang berlangsung selama tiga hari, pelatih Persijap Divaldo da Silva Teixeira Alves ternyata kurang sreg dengan karakter bermain sebagian besar peserta seleksi. Meski ada sekitar 50 pemain yang ikut seleksi, namun pelatih asal Portugal ini hanya melirik dua pemain asing dan tiga pemain lokal.



Pemain asing yang dinyatakan sesuai kriteria pelatih adalah Meichan Nashirov asal Uzbekistan yang rencananya bakal diproyeksikan sebagai jenderal lapangan tengah tim Persijap. Selain itu ada Yoon Sung Min asal Korea Selatan yang dinilai cocok untuk menempati posisi gelandang serang atau second striker.

Sementara tiga pelamar lokal yang direkomendasikan oleh pelatih adalah Didik Darmadi (eks gelandang PSIS Semarang), kemudian Anggo Julian (eks striker Persiba Balikpapan), serta Aris Fandi (eks defender Persiku Kudus).

Menurut asisten pelatih Anjar Jambore Widodo, lima pemain yang direkomendasikan itu saat ini baru menjalani tahap negosiasi dengan manajemen. Soal deal atau tidak, tim pelatih tidak bisa memastikannya. 'Untuk urusan kontrak bukan kewenangan kami. Itu urusan manajemen," ujar Anjar.

Terkait masih kurangnya pemain di beberapa posisi, Anjar mengatakan, sambil berjalan, pihaknya berharap manajemen akan mendatangkan pemain baru untuk dilihat kualitasnya. Setelah selesai melakukan seleksi pemain, program pelatih saat ini akan terus melakukan latihan bersama sejumlah pemain yang telah deal atau pemain yang sedang dalam proses negosiasi. Untuk bulan puasa ini latihan hanya akan dilakukan pada malam hari.

Sementara itu, hasil seleksi pemain yang dinilai belum memenuhi kebutuhan tim, membuat manajemen Persijap kembali berburu pemain. Salah satu pemain yang diincar adalah Andik Vermansyah, mantan pemain Persebaya Surabaya.

Baru-baru ini, Andik yang bisa berposisi sebagai striker maupun gelandang serang, telah dihubungi manajemen Persijap. 'Kami sudah hubungi dia, tapi dia mengaku terikat kontrak tiga tahun bersama Persebaya," kata Aji Darmana, salah satu anggota manajemen Persijap.

Pemain berusia 18 tahun itu juga menjelaskan bahwa dia baru bisa keluar dari Bajul Ijo-julukan Persebaya-setahun lagi. Menurut Aji, Andik mempunyai skill bagus. Meski masih muda, namun pemain tersebut dianggap berpotensi masuk skuad tim Laskar Kalinyamat.

Di sisi lain, satu pemain Persijap yang dua pekan lalu mengaku sudah deal dengan manajemen, Isdiantono, saat ini justru memilih berlabuh ke Persisam Samarinda. Belum diketahui secara pasti penyebab kepindahan pemain yang berposisi sebagai sayap kiri itu. Yang pasti, Isdiantono sudah beberapa hari terahir ini mengikuti latihan bersama tim dari Kalimantan Timur tersebut.

sumber : http://www.bolaindo.com

Selengkapnya...

Persijap Gunakan Dana Talangan Untuk Ikat Pemain

Bookmark and Share

Persijap Jepara yang tengah mempersiapkan diri tampil pada Kompetisi Sepak Bola Liga Super 2010/2011 menggunakan dana talangan untuk mengikat pemain yang sudah resmi bergabung dengan tim Laskar Kalinyamat ini.

Wakil Sekretaris Tim Persijap Jepara, Nurjamil ketika dihubungi dari Semarang, Rabu, mengatakan,


berdasarkan keterangan dari General Manajer Persijap, Anwar Haryono, timnya sudah mendapat dana talangan untuk mengikat pemain.

Menurut dia, dengan dana talangan ini, manajemen sudah bisa memberikan standar gaji kepada enam pemain yang sudah terlebih dulu ada kesepakatan kontrak dengan Persijap, di antaranya adalah Danang Wihatmoko (kiper), Enjang Rohiman, Johan Juhansyah, Danan Puspito, dan Nurul Huda.

"Mulai September mereka sudah menerima standar gaji yang besarannya berbeda satu dengan yang lain tergantung pada besarnya kontrak pemain dengan manajemen," katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan draf kontrak antara manajemen dengan pemain disebutkan bahwa pemain diberikan standar gaji sebesar 25 persen dari nilai kontrak yang sudah disepakati.

Ia mengatakan, setelah APBD Kabupaten Jepara turun maka kontrak pemain akan segera dibayarkan.

Kemudian, kata dia, untuk pemain yang ada kesepakatan kontrak dengan manajemen belakangan baru akan menerima standar gaji pada Oktober 2010.

"Gendut Doni dan Anam Syahrul (mantan pemain Persiba Balikpapan), serta Rifky Apriyanto dan pemain yang lainnya baru menerima standar gaji pada Oktober mendatang," katanya.

Ia menambahkan, sampai kini Persijap baru mengikat sembilan pemain tersebut dan kini pelatih asal Portugal, Alves Dinaldo Dasilva Texiera, terus melakukan seleksi terhadap pemain-pemain yang melamar ke tim ini.

Menyinggung soal pemain asing yang akan dipakai Persijap pada musim kompetisi mendatang, dia mengatakan, memang kuota dari Badan Liga Indonesia (BLI) sebanyak lima pemain yaitu terdiri dari tiga pemain non-Asia dan dua pemain dari Asia.

Menurut dia, kalau Persijap memiliki dana tentu akan memaksimalkan kuota pemain asing tersebut tetapi kalau tidak, tentunya hanya akan memakai empat pemain asing.

Ia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir ini ada tujuh pemain asing baik non-Asia maupun Asia yang mengikuti seleksi di bawah asuhan pelatih asal Portugal tersebut.

Akan tetapi, kata dia, pelatih merasa cocok dengan pemain asal Korea Selatan, Suun Yung Min. "Enam pemain asing lainnya sudah tidak mengikuti seleksi di Persijap," katanya.

sumber : http://www.bolaindo.com

Selengkapnya...

Isdiantono Merapat ke Persisam?

Bookmark and Share

Proses perekrutan Isdiantono oleh Persijap Jepara musim ini kemungkinan tidak berjalan mulus. Itu setelah beredar kabar pemain asal Sidoarjo yang sebelumnya dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk memperpanjang kontraknya dengan Persijap tersebut merapat ke Persisam Samarinda.

Pihak manajemen Laskar Kalinyamat juga sudah


menjumpai foto latihan bersama Isdiantono dengan klub asal Kaltim itu, Selasa lalu.

’’Kami sudah mendengar kabar tentang latihan Isdiantono di Persisam. Namun sampai hari ini kami belum mendapatkan klarifikasi dari yang bersangkutan,’’ kata Wakil Sekretaris Tim Persijap Nurjamil, kemarin. Isdiantono adalah pemain pertama yang datang ke Jepara untuk persiapan musim 2010/2011.

Setelah ada kabar bakal diperpanjang kontraknya selama semusim, ia langsung merapat ke Gelora Bumi Kartini. Pemain sayap kiri itu pun mengikuti latihan perdana musim ini pada 30 Juli bersama beberapa pemain lain dalam masa praseleksi tanpa pelatih baru Persijap, Divaldo Alves.

Setelah tiga kali latihan, pemain yang mencetak gol pertama buat Persijap musim lalu itu langsung izin pulang ke Sidoarjo. Ketika itu beredar kabar dari manajemen bahwa negosiasi dengan Isdiantono menyangkut nilai kontrak semusim masih alot.

Saat itu, kepada Suara Merdeka Isdiantono menyatakan tengah mempertimbangkan untuk bergabung dengan Persisam. Tetapi tiga hari kemudian manajemen mengeluarkan pernyataan kalau Isdiantono sudah mencapai kesepakatan untuk bergabung lagi dengan Persijap.

Bukti Kontrak

’’Benar sekali bahwa setelah negosiasi tiga hari itu, akhirnya ada kesepakatan antara kami dan Isdiantono tentang perpanjangan kontraknya semusim di Persijap,’’ kata Nurjamil yang menambahkan kalau manajemen Persijap juga sudah mentransfer uang ikatan prakontrak sebesar Rp 5 juta kepada Isdiantono. ’’Kami masih ada bukti transfer itu,’’ lanjut Nurjamil.

Namun hingga Pelatih Divaldo tiba sepekan lalu dan para pemain berlatih bersama, Isdiantono tak kunjung muncul di Gelora Bumi Kartini, hingga pada Selasa (17/8) beredar foto latihan perdana Persisam yang di dalamnya ada Isdiantono. ’’Kami sudah menghubungi berkali-kali ke Isdiantono namun belum tersambung,’’ kata Nurjamil.

Kemarin Suara Merdeka juga mencoba menghubunginya. Nada ponselnya aktif, tetapi tidak diangkat. ’’Kami masih menunggu kedatangannya,’’ kata Nurjamil.

Sementara itu pihak manajemen sudah menerima rekomendasi sebagian nama pemain baru untuk bisa dinegosiasi setelah menjalani seleksi. Nama-nama itu adalah dua mantan pemain Persiba Balikpapan Gendut Doni dan Anggo Yulian Hari, serta mantan pemain PPSM Sakti Magelang Riski Novriansyah.

sumber : http://persijapjepara.blogspot.com

Selengkapnya...

Tertarik Pada Pemain Korsel

Bookmark and Share

Pemain asal Korea Selatan Suun Yung Min yang mengikuti seleksi di Persijap mencuri perhatian pelatih dan manajemen. Pemain tengah ini menjadi nama asing pertama yang masuk dalam pantauan pelatih dan manajemen tim Laskar Kalinyamat -julukan Persijap-.

Sekretaris Tim Persijap Nurjamil mengatakan, dari


pelatih memang sudah ada sinyal untuk segera menindaklanjuti status Suun Yung Min. Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah legiun asal Korea Selatan tersebut akan langsung direkrut atau ada tahapan lain.

”Kami masih menunggu rekomendasi resmi dari pelatih. Memang, kualitas permainan Suun Yung Min sesuai dengan apa yang diinginkan pelatih. Namun, kepastian selanjutnya kami masih menunggu kabar dari pelatih,” kata Nurjamil.

Dia menambahkan, sejauh ini ada delapan pemain asing yang ikut seleksi di Persijap. Dari jumlah tersebut, baru Suun Yung Min yang terlihat menonjol. Akan tetapi, pemain-pemain asing lainnya masih dipersilakan untuk menunjukkan kualitasnya di hadapan pelatih Alves Divaldo.

Manajemen berharap, sampai akhir pekan ini sudah ada gambaran barisan pemain Persijap. Termasuk di dalamnya, siapa saja pemain dari sesi seleksi terbuka ini yang layak direkrut. Apabila dari seleksi ini, kebutuhan Persijap belum tercukupi, maka manajemen akan segera bergerak cepat.

”Sampai akhir pekan nanti akan terlihat sektor mana saja yang masih membutuhkan suntikan pemain. Dari situ, kami akan melakukan perburuan pemain yang tentu saja melalui koordinasi dengan pelatih,” jelasnya.

Perburuan ini mutlak dilakukan karena sampai kemarin pemain yang resmi menjadi skuad Persijap masih minim. Sejumlah pemain domestik yang mengikuti seleksi juga dinilai masih di bawah standar yang ditetapkan Persijap. Mereka rata-rata dari klub Divisi Utama. Kalaupun ada yang dari klub ISL, pemain tersebut jarang dimainkan di klubnya. Terpisah, Asisten Pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo menjelaskan, Suun Yung Min masih akan dipantau lagi kemampuannya sebelum benar-benar direkrut. Memang, lanjutnya, sejauh ini Diva (sapaan Alves Divaldo) tertarik dengan kecepatan dan gaya pemain Suun.

”Dia (Suun Yung Min) memiliki kecepatan. Selain itu kemampuan bertahan dan menyerangnya juga bisa diandalkan. Karakter permainan seperti ini yang disukai Diva. Pelatih menginginkan para pemainnya memiliki kecepatan dalam bertanding,” terang Anjar.

Selain Suun Yung Min, pemain asing yang cukup menyita perhatian dalam seleksi Persijap adalah Mekan Nasyrov. Secara teknik, pemain berpaspor Turkmenistan tersebut dinilai memenuhi standar yang diinginkan pelatih Diva Alves. Namun, manajemen Persijap masih ingin melihat kemampuannya dalam beberapa tahap seleksi lagi.

Manajemen belum memberikan sikap terhadap Mekan juga disebabkan mantan pemain Persik Kediri tersebut langsung pulang setelah mengikuti satu sesi latihan bersama Persijap. Sehingga, manajemen memilih menunggu rekomendasi dari pelatih terlebih dahulu.

sumber : http://persijapjepara.blogspot.com

Selengkapnya...

Persisam Rekrut J-Lo

Bookmark and Share

Persisam Samarinda resmi merekrut striker Persiba Balikpapan, Julio Lopez (J-Lo), usai kedua belah pihak menemui kata sepakat soal harga. Dijadwalkan, paling lambat J-Lo akan tiba di Samarinda pada 27 Agustus mendatang. J-Lo hengkang dari Persiba setelah tak menemui kecocokan harga. Posisinya sendiri di Persiba telah digantikan Aldo Barreto dari Bontang FC.


"Saya sudah bicara dengan agennya, Eko Subekti. Intinya sudah tak ada masalah dan J-Lo segera bergabung dengan pemain lain di Samarinda," kata Manajer Umum Persisam, H Harbiansyah Hanafiah, Senin (16/8).

Saat disinggung soal kontrak J-Lo selama semusim, Harbiansyah tak mau memaparkan dan mempublikasikannya.

"Masalah kontrak jadi rahasia antar pemain. Jadi hanya pemain bersangkutan saja yang tahu besaran nominalnya. Pastinya harga J-Lo tak tinggi betul, sebab kita menyesuaikan dengan kondisi keuangan kita sekarang,” kata Harbiansyah lagi.

Saat ini J-Lo sendiri masih berada di Cili dalam rangka liburan. Dengan bergabungnya J-Lo, kini Persisam tinggal mencari satu penyerang lagi. Rencananya, tim berjuluk "Pesut Mahakam" itu akan mencari pemain Asia yang nantinya menjadi tandem J-Lo.

Pemain tersebut sudah lama diincar manajemen dan bila dilihat dari rujukan golnya di LSI musim lalu lumayan bagus.

"Kita tunggu saja jawaban pemain incaran tersebut. Kalau melihat peluangnya lumayan besar, tapi jawabannya masih dalam satu atau dua hari ini,” kata Harbiansyah.

Sebelumnya, Persisam hanya mempertahankan satu penyerang lokal yakni Agung Suprayogi. Sedangkan nama Zaenal Arief dipastikan akan dilepas dan Pipat Thonkaya telah kembali bermain di klub tanah kelahirannya, Thailand.

sumber : http://biangbola.com

Selengkapnya...

Aldo Barreto Pilih Persiba

Bookmark and Share

Striker Bontang FC, Aldo Barreto, menjatuhkan pilihannya kepada Persiba Balikpapan di Liga Super Indonesia musim 2010/11 karena menilai klub tersebut sangat serius dan cepat berkomunikasi untuk merekrutnya. Kepastian bergabungnya Aldo ke klub berjuluk "Beruang Madu" itu terjadi usai menemui Ketua Umum Persiba, Syahril HM Taher, dan segenap manajemen pada Selasa (17/8) kemarin.


"Kami memang sengaja tidak mempublikasikan pendekatan untuk mendatangkan Aldo musim ini. Meski banyak tim yang berusaha mendapatkan Aldo, kami tetap tenang dengan catatan komunikasi yang selalu berjalan dengan pemain bersangkutan. Hasilnya, sekarang Aldo sudah resmi ke Persiba," tegas Syahril.

Kesabaran Persiba untuk mendapatkan surat pelepasan Aldo dari klub lamanya pun berbuah hasil meski harus menunggu lama. Surat tersebut keluar pada 14 Agustus lalu dan ditandatangani Ketua Harian BFC, Udin Mulyono.

"Meski harus bersabar beberapa hari, akhirnya kami menerima surat resmi pelepasan Aldo dari Bontang FC. Karena itu pula, mulai sekarang sudah tidak ada masalah lagi dengan Aldo. Dia sudah resmi bersama Persiba untuk mengejar target kami sebagai juara LSI nanti," tambahnya.

Sementara itu Aldo mengaku sebagai pemain profesional ia takkan berani bermain di klub yang belum legal. Sebelumnya, ia santer diberitakan telah bergabung dengan PSM Makassar pada 6 Agustus lalu.

"Saya tidak akan berani bermain dengan klub selama semua itu belum legal. Sebagai pemain profesional, saya akan memilih tim yang lebih cepat berkomunikasi dan serius untuk merekrut saya. Itulah yang dilakukan Persiba kepada saya," ujar Aldo Selasa (17/8) kemarin.

"Mereka tidak tahu, saya bukan pemain yang materialistis. Jujur saja kalau saya mata duitan, pasti saya bertahan dengan Bontang FC karena ada tawaran bagus. Tapi, bukan duit yang saya pikir. Saya lebih mengutamakan anak dan keluarga," bebernya.

Di LSI musim lalu, Aldo sukses menjadi top scorer dengan torehan 19 gol. Di pertandingan terakhir, ia sukses melewati perolehan gol penyerang Persib Bandung, Cristian Gonzalez, dengan mencetak hat-trick ke gawang Persebaya Surabaya.

sumber : http://biangbola.com

Selengkapnya...

Duo Brazil Sudah Gabung Latihan SFC

Bookmark and Share

Sriwijaya Football Club kedatangan dua pemain Brazil, Claudiano Alves dos Santos (defender) dan Julio Cesar (striker) dalam sesi latihan sore, Rabu, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Dua pemain itu telah tiba di Palembang, sejak Selasa malam (17/8), pukul 21.00, kata asisten pelatih


kepala Kashartadi

"Dua pemain ini baru bergabung latihan pada hari ini, dan mendapat menu latihan seperti pemain lain," kata dia .

Dia mengungkapkan, kedua pemain itu direkrut oleh Sriwijaya Football Club (SFC) atas rekomendasi pelatih kepala Ivan Kolev kepada manajemen klub.

"Kedua pemain ini sudah kenal dengan Ivan Kolev karena pernah bermain di Liga Bulgaria," kata dia.

Sementara, Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri Hendri Zainuddin, yang diwawancarai dalam kesempatan berbeda memastikan kedua pemain Brazil itu akan dikontrak oleh manajemen klub.

"Pemain ini, tidak akan diseleksi lagi seperti pemain-pemain lainnya. Karena telah menjadi bidikan Kolev untuk direkrut sebagai pemain," ucap dia.

Dia menegaskan, dua pemain itu akan melakukan penandatangan kontrak pada 21 Agustus 2010 bersama 13 pemain lainnya yang belum dikontrak.

"Meskipun kedua pemain ini belum tanda tangan kontrak, tapi mereka telah melakukan perjanjian pra kontrak dengan manajemen jadi masalah tanda tangan kontrak hanya masalah teknis saja," ucap dia.

Dengan bergabungnya dua pemain Brazil ini, maka SFC masih menyisakan satu kuota pemain Asia untuk melengkapi lima pemain asing yang boleh dipakai untuk bermain di Liga Super.

Sebelumnya, manajemen telah mengikat kontrak dua pemain asing, Keith Kayamba Gumbs (striker asal St Kitt & Nevis) dan Park Jung Hwan (striker asal Korea Selatan).

"Untuk pemain asing satu lagi, kami tidak terlalu "ngoyo" jika dapat yang berkwalitas akan direkrut, tapi jika tidak dapat bukan menjadi masalah buat Kolev. Karena skuad asing yang ada sudah memenuhi," ucap dia.

sumber : http://12paz.blogspot.com

Selengkapnya...

Senin, 16 Agustus 2010

Irfan optimis bawa persema juara ISL

Bookmark and Share

Malang – Pemain blasteran, Irfan Bachdim yang memperkuat Persema Malang di kompetisi musim 2010-2011, mempunyai keinginan kuat membawa klubnya jawara Indonesia Super Liga (ISL). Dia merasa tak sabar ingin segera bermain bersama Persema di laga resmi ISL.

Sebelum bergabung dengan klub berjuluk Laskar Ken

Arok, pemain keturunan Belanda-Indonesia ini adalah pemain FC Utrecht. Dia yakin rekan setimnya memiliki keinginan yang sama untuk membawa trofi ISL untuk fans Persema.

Tak ada pemain yang tak punya target membawa timnya juara. Aku yakin, seluruh pemain yang ada di Persema juga punya keinginan sepertiku. Jangan jadi pemain sepak bola, jika tidak optimis,” ujar Irfan yang hampir membela tim sepak bola U-23 "Indonesia" Irfan mengaku mendengar banyak rumor miring yang menyertai laga ISL. ”Banyak memang rumor miring tentang ISL.

Terlepas benar tidaknya, tugas saya hanya bermain sepakbola. Kerasnya pertandingan sepakbola sudah menjadi bagian dari permainan,” tukas pemain kelahiran 11 Agustus ini.Persema, tambahnya, bisa mencapai hasil terbaik musim depan dengan dukungan semua pihak. Mulai dari manajemen, pemain hingga suporter.”Saya harus optimis. Tidak ada masalah dengan semua rumor tersebut. Semua unsur dalam tim bekerja keras dan menjaga kekompakan. Saya pilih berkompetisi di ISL dengan Persema untuk meraih prestasi dan menjadi bagian dari tim nasional Indonesia,” tandasnya.

sumber : http://www.surabayapost.co.id


Selengkapnya...

Gelandang Persik Ikut Seleksi

Bookmark and Share

Gelandang Persik Kediri musim lalu, Mekan Nasyrov, bergabung dalam latihan Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini, kemarin.

Secara kualitas, pemain asal Turkmenistan itu dinilai memenuhi standar yang diinginkan pelatih Diva Alves. Namun, manajemen Laskar Kalinyamat belum bernegosiasi dengan pesepak bola kelahiran
6 April 1982 itu.
’’Kami masih akan melihatnya dalam satu dua hari ini. Kemudian menjajaki keseriusan niatnya untuk bergabung,’’ kata Manajer Bidang Teknik Juli Susanto, kemarin.

Mekan adalah pilar lini tengah Persik pada musim lalu. Di tim berjuluk Macan Putih itu, dia tak jarang tampil sebagai starter.

Tetapi, beberapa kali juga duduk di bangku cadangan. Dia pernah menghadapi Persijap ketika Persik kalah 2-3 dari Evaldo dkk di Stadion Brawijaya, 20 Maret lalu.

Kemarin, gelandang berusia 27 itu sudah mengikuti game bersama Danang Wihatmoko cs. Pemain asing asal Asia yang sudah melamar adalah Suun Yung-min yang kemarin tidak berlatih.
Dia akan mengikuti seleksi lagi pada Senin malam ini. Seperti Mekan, Yun-ming juga berposisi sebagai gelandang.

Pemain tengah asal Australia yang belum diumumkan namanya baru akan datang pada Kamis mendatang. Pemain ekspatriat yang akan tiba dan berlatih pada Senin malam ini adalah Dominingues Villalba yang berasal dari Paraguay seperti Arnaldo Villalba.
’’Kami belum menentukan pilihan akhir terhadap semua pemain ekspatriat yang melamar, sehingga belum melakukan negosiasi,’’ lanjut Julio.

Anam Syahrul

Satu-satunya pemain yang akhir pekan ini resmi mencapai kesepakatan bergabung adalah Anam Syahrul. Bek kelahiran Jepara yang diminati Persela Lamongan setelah lepas dari Persiba Balikpapan itu kemarin sudah ikut latihan bersama.

Dua pemain yang sudah resmi bergabung, Nurul Huda dan Isdiantono, kemarin absen latihan.
Sementara pemain senior asal Salatiga, Gendut Doni, makin dekat dengan Persijap. Striker yang musim lalu memperkuat Persiba itu telah tiga hari mengikuti seleksi.
Manajemen Persijap masih memantaunya dengan seksama. ’’Tinggal menunggu titik temu nilai kontrak,’’ terang Wakil Sekretaris Tim Nurjamil.

Dalam latihan, Diva Alves sudah memberi menu kerja sama tim. Dia menggabungkan personel yang sudah direkrut dengan pemain yang masih berstatus pelamar.

sumber : http://persijapjepara.blogspot.com

Selengkapnya...

Seleksi Pemain Semakin Ramai

Bookmark and Share

Gelandang asal Korsel Yuun Sung Min melamar ke Persijap, kemarin. Dia akan mengikuti seleksi dalam dua hari ke depan. Selain Yuun, pemain tengah asal Australia berencana datang.

’’Yuun sudah tiba, sedangkan pemain asal Australia menyatakan baru akan tiba Kamis mendatang,’’ kata Suko Santoso, bendahara Persijap, kemarin.


Sebelumnya, ada 50 pemain yang datang melamar ke Persijap Jepara ketika seleksi hari pertama dibuka hari Jumat pukul 20.00 hingga 22.00. Mereka datang dari berbagai klub, baik ISL maupun Divisi Utama.

Di antaranya ada lima pemain ekspatriat. Tak hanya kebanjiran pemain pelamar, seleksi itu juga dibanjiri sekitar 5.000 fans Persijap yang memadati tribune barat, serta sebagian lagi menyebar di seluruh sisi tribune.
’’Musim lalu, meski Persijap tim pinggiran, mampu berkompetisi secara sehat dan kompetitif. Kami mengakhiri kompetisi di peringkat sembilan dari 18 tim. Relasi manajemen dengan pemain dan pelatih nyaris tak ada persoalan. Hak-hak pemain diberikan tepat waktu,’’ jelas Edy Sujatmiko, wakil general manager Persijap.

Para pemain ekspatriat yang ikut seleksi berasal dari Paraguay dan Guinea. Hadir juga mantan striker Persijap Arnaldo Villalba kendati belum bisa ikut seleksi dan hanya menjadi penonton.
’’Mungkin besok (hari ini-Red) saya sudah siap seleksi. Hari ini (kemarin) saya baru tiba dan masih lelah,’’ kata pemain yang berkostum Persijap pada musim 2008 itu.

Animo Fans

Villalba mengatakan dia juga diminati PSM Makassar, namun memprioritaskan Laskar Kalinyamat. ’’Saya punya masa lalu di tim ini, dan berharap menjadi bagian tim lagi,’’ kata pemain asal Paraguay itu.
Ribuan fans sudah memadati area depan stadion sejak pukul 19.30. Mereka berjejal masuk setelah waktu shalat tarawih usai, yakni pukul 20.30. Tribune barat pun penuh sesak. Panitia akhirnya membuka pintu masuk stadion di sisi selatan. Tarif tiket masuk stadion ditetapkan Rp 2.000, sedangkan parkir kendaraan Rp 3.000.

Hal serupa terjadi semalam. Kendati begitu, animo fans untuk menyaksikan seleksi tetap tinggi. Maklum, Persijap belum hadir di tengah-tengah mereka sejak akhir Mei lalu atau menjelang Piala Dunia Afsel. Para pemain domestik yang ikut seleksi di antaranya Warsidi, mantan anggota tim nasional kelahiran Jepara. Ada juga Gendut Doni (eks striker Pelita Jaya), Andrian Mardiansyah (mantan pemain Persidafon Dafonsoro), serta mantan bek Persib Bandung Aji Nurpijal.

Bek Bontang FC musim lalu Moeses juga bergabung. Striker yang mendapatkan banyak sambutan positif adalah Alberto Souza asal Paraguay. Gaya permainannya mirip eks striker Persijap musim lalu, Pablo Frances. Seleksi masih akan berlanjut selama dua hari ke depan.

sumber : http://persijapjepara.blogspot.com

Selengkapnya...

Persijap Gerak Cepat

Bookmark and Share

Persijap Jepara tidak ingin terlalu lama menggelar seleksi terbuka untuk menggaet pemain. Agenda terbaru mereka, yakni seleksi terbuka seperti yang sekarang dilakukan hanya akan digelar selama sepekan.

S e l a n j u t n y a manajemen Persijap akan menerapkan seleksi tertutup bagi pemain-pemain


yang masuk daftar incaran. Sekretaris Tim I Persijap Arif Darmawan mengatakan, manajemen menginginkan kerangka tim segera terbentuk. Jadi,Pelatih Alves Divaldo bisa segera menyampaikan rekomendasi pemain yang menjadi proyeksi Persijap musim 2010/2011.

”Agenda kami terbentur dengan libur puasa dan Lebaran. Manajemen ingin kerangka tim dapat segera terbentuk,”kata Arif kemarin. Hingga akhir pekan kemarin Persijap masih memberikan kesempatan kepada lima pemain asing yang melamar untuk kembali menunjukkan kemampuannya.Para pemain impor yang sudah ada dan ikut proses seleksi adalah Moises Dario Maldonado, pemain belakang asal Paraguay yang musim lalu membela Bontang FC.

Selain itu, ada dua kompatriot Moses, yaitu striker Alberto Souza dan playmakerArnaldo Vilalba.Nama terakhir adalah punggawa Persijap musim 2008/2009. Selain nama-nama tersebut,Persijap juga akan menyeleksi dua pemain Asia. Salah satu pemain itu adalah gelandang berpaspor Korea Selatan (Korsel) Yuun Sung-min. Seorang lagi pemain tengah asal Australia.

Sayang, nama gelandang asal Negeri Kanguru itu belum diketahui. ”Saat ini Yuun sudah tiba di Jepara.Pemain asal Australia baru akan datang,Kamis (19/8),”kata Bendahara Persijap Suko Santoso. Untuk peserta seleksi dari pemain lokal,Persijap kedatangan beberapa nama punggawa senior.

Para pemain itu antara lain Warsidi,Aji Nurpijal, Gendut Doni Cristiawan, serta Andrian Mardiansyah. Asisten Pelatih Anjar Jambore Widodo mengatakan tidak ada kendala berarti terkait proses latihan maupun seleksi pemain baru. Dia tidak mempermasalahkan tenggat waktu yang diberikan manajemen untuk segera membentuk tim.

sumber : http://12paz.blogspot.com

Selengkapnya...

Nilai Sponsor ISL Naik Rp41,25 M

Bookmark and Share

Nilai kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 mengalami kenaikan 10%. Sponsor utama juga tak direvisi karena PT Djarum melanjutkan kontrak.

Tidak ada perubahan sponsor utama dan titel kompetisi tertinggi dinegeri ini, tetap Djarum ISL2010/2011.PTDjarum masih menjadi pemegang


sponsor utama kompetisi yang sudah bertahan selama enam musim.Saat itu Divisi Utama masih menjadi kasta tertinggi sebelum berubah format menjadi ISL pada musim 2008/2009. Mengawali musim pertamanya pada 2005, kala itu PT Djarum menginvestasikan dana Rp21,5 miliar.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan signifikan Rp13,5 miliar pada musim berikut. Nilai sponsor Rp35 miliar tersebut bertahan sampai tahun pertama ISL. Kenaikan nilai kompetisi Rp2,5 miliar terjadi pada ISL 2009/2010.Problem kompetisi sebelumnya tidak mengurangi nilai komersial. Jeda kompetisi banyak terjadi pada ISL 2008/2009,karena harus berbagi space dengan training camp (TC) timnas Indonesia.

Agenda tersebut menghabiskan waktu empat bulan. Pertandingan pada beberapa daerah juga sempat vakum sebulan lantaran agenda kampanye PemiluLegislatif2009. Belumlagiketidakpastian venue laga akibat masalah perizinan. Pada ISL 2010/2011, kompetisi diberi label Rp41,25 miliar atau naik 10% dari musim sebelumnya. Penambahan nilai tersebut diklaim menyesuaikan inflasi perekonomian Indonesia, selain harapan perbaikan pengelolaan kompetisi.

Kompetisi musim lalu memang belum lepas dari problem perizinan, revisi jadwal, atau kerusuhan suporter.Agenda Perang Bintang juga mengalami revisi arena pertandingan karena kondisi tersebut.PerwakilanPTDjarumFatihChabantomengungkapkan, kepastian melanjutkan kontrak musim sebelumnya sudah 90%.

”Harga sudah deal dan naik 10%.Kami tinggal mematangkan pembicaraan mengenai denda dan penalti.Musim lalu banyak laga tanpa penonton dan usiran karena tidak ada jaminan izin.Kami berharap PT Liga Indonesia (Liga) lebih aktif berdialog dengan pihak kepolisian.Tapi, kami masih bisa memberikan toleransi,”kata Fatih kemarin.

Fatih menambahkan, selain ISL, besar investasi Rp41,25 miliar merupakan satu paket dengan ISL U-21 dan Perang Bintang. Sponsorship berharap sign contrack bisa dilakukan sebelum Kamis (9/9).Sebab,beberapa pekan berikutnya ISL 2010/2011 digulirkan. ”Kami ingin ada perbaikan event. Kalau hal-hal tersebut sudah clear, tanda tangan kontrak bisa dilakukan. Kami berharap sebelum Lebaran.

Kalaupun tertunda, tidak sampai sepekan setelah Lebaran.Waktunya sangat terbatas,karena September kompetisi sudah bergulir,”lanjutnya. Kick-off ISL 2010/2011 akhirnya diputuskan Minggu (26/9).Keputusan tersebut molor sepekan dari agenda sebelumnya, Sabtu (18/9). Partai pembuka kompetisi antara Sriwijaya FC (SFC) dan Persipura Jayapura juga mengalami revisi,Sabtu (25/9). CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono mengatakan,kompetisi mengalami penundaan karena harus disesuaikan dengan kondisi arus balik dan pengamanan Lebaran.

Namun, jadwal kompetisi paling lambat dirilis akhir Agustus. ”Djarum tetap menjadi sponsor ISL.Tanda tangan kontrak belum, tapi secepatnya akan dilakukan. Liga akan melakukan pendekatan dengan stakeholdersepak bola dan Polda (Kepolisian Daerah),terutama yang ada klub ISL-nya,”tutur Joko.

Pria asal Ngawi ini juga meminta klub proaktif terkait masalah yang menyangkut mereka.”Kami juga akan ingatkan klub agar membagi masalah dengan mereka.Untuk kick-offkompetisi terpaksa dimundurkan karena H+7 dari Lebaran masih riskan. Transportasi agak sulit, belum lagi fokus pengamanan masih ke sana,”tandasnya.

sumber : http://12paz.blogspot.com

Selengkapnya...

Rabu, 11 Agustus 2010

Zah Ke Persipura , SFC Plot Firman Utina Sebagai Ganti

Bookmark and Share

Zah Rahan Krangar membuat manajemen Sriwijaya FC pusing tujuh keliling. Pasalnya secara mengejutkan pemain asal Liberia itu. Memutuskan untuk meninggalkan tim berjuluk Laskar Wong Kito dan berpindah ke Persipura Jayapura.

“Ya, mau bagimana lagi Zah sendiri yang ingin pergi. Kalau manajemen dari awal selalu ingin


mempertahankan Zah. Tidak tahu persis alasannya yang jelas Zah kemungkinan besar tidak di Sriwijaya lagi,” ujar Asisten Manajer Sriwijaya FC Jamaluddin kepada wartawan di Sekretariat Sriwijaya FC kemarin (10/8).

Oleh karena itu, pengelola Sriwijaya FC bergegas mencari penganti Zah dan Firman Utina keluar sebagai alternatif utama. Dikatakan Ketua Umum Pengcab PSSI Banyuasin ini, kualitas keduanya tidak jauh berbeda. Di samping itu, Firman merupakan pemain rekomendasi dari coach Ivan Kolev.

”Firman memang pilihan Kolev. Kalau tidak ada kendala kemungkinan dalam waktu dekat Firman akan ke Palembang. Lagi pula Firman sendiri juga belum terikat kontrak dengan klub lain,” lanjut Jamal.

Sementara itu, Kolev sendiri mengaku sudah mengenal karakter permainan Firman Utina. Kata Dia, Firman merupakan pemain yang memiliki karakter pekerja keras dan mempunyai spirit yang bagus. Tak jarang, pemain kelahiran, 15 Desember 1981 itu, menjadi kreator permainan tim. Selain pandai mengatur pola permainan, Firman juga kuat dalam membantu pertahanan.
“Saya kira Firman pemain yang cukup bagus. Firman juga memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Dia (Firman, red) tidak pernah takut beradu badan dengan pemain lain meski posturnya juga tidak terlalu besar,” timpal Kolev.

Selain itu lanjut Kolev, Firman juga memiliki daya jelajah yang cukup tinggi. Mantan pemain Arema Malang ini, mampu bermain pada beberapa posisi. Mulai dari second striker, playmaker serta wing baik kiri maupun kanan. ”Kami berharap penampilan Firman tetap konsisten,” pungkas Kolev. (mg42)

Profil
Nama lengkap : Firman Utina
Tanggal lahir : 15 Desember 1981
Tempat lahir : Manado,
Tinggi : 165 cm
Berat : 58 kg
Posisi bermain : Gelandang
Karir klub : Indonesia Muda Manado (1993-94), Bina Taruna Manado (1995-98), Persma Junior (1998-99), Persita Tangerang (2000-04), Arema Malang (2005-06), Persita Tangerang (2007-2008), Pelita Jaya (2008-2010), Persija Jakarta (2010-.?.)
Karir Timnas : Piala Pelajar Asia U-19 (2000), SEA Games (2001, 2003), Pra-Piala Asia (2001, 2004), Piala Asia (2007), Pra-Olimpiade (2003), dan Piala Tiger (2004).
Prestasi : Juara Copa Dji Sam Soe 2005 & 2006 dan pemain terbaik Copa Dji Sam Soe 2005

sumber : http://12paz.blogspot.com

Selengkapnya...

Persib Akan Uji Coba di Singapura

Bookmark and Share

Melihat kondisi lapangan yang jauh dari kata layak, pelatih Persib Bandung Daniel Darko Janackovic berencana memboyong semua skuadnya ke Singapura. Di sana, rencananya akan diadakan latihan sekaligus laga uji coba dengan tim yang levelnya sama.

Setelah satu pekan berlatih diantara dua stadion,


stadion Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kota Bandung dan stadion Brigif Kota Cimahi, rupanya jauh dari memadai. Makanya, Darko ingin mengajak tim untuk berlatih di Singapura sekaligus uji coba.

"Yang paling penting adalah kita akan mengikuti laga pramusim di sana. Kita butuh melawan tim yang bagus agar bisa mengetahui sejauh mana hasil latihan. Semua pemain yang ada akan saya bawa," jelas Darko usai sesi latihan sore, Senin (9/8/2010).

Darko menjelaskan, rencananya pada pertengahan Agustus ini laga pramusim tersebut bakal digelar. Dia berharap, manajemen Maung Bandung bisa memberikan lampu hijau untuk programnya tersebut. Sebab, programnya tersebut dinilai penting untuk mengukur kualitas pemain serta kerjasama tim.

"Semoga tim bisa lengkap. Tapi kalau yang masih bersama timnas tidak bisa hadir, tidak apa-apa kita maksimalkan yang ada dulu saja," kata Darko.

sumber : http://12paz.blogspot.com

Selengkapnya...

Irfan Bachdim Gabung Persema

Bookmark and Share

Pemain berposisi striker yang sempat mencetak gol ke gawang Garuda Putih itu membuat Persema kepincut. Pelatih Timo Scheunemann pun tak berpikir panjang untuk membawanya ke Malang. Lagipula, mantan pemain HFC Haarlem ini berstatus bebas transfer.

Kubu Persema menolak disebut ‘beli kucing dalam


karung’ dengan mengikat Bachdim. Sebab sepak terjang pemain kelahiran 1988 tersebut selama ini tak begitu kelihatan. Ia baru dikenal publik bola Malang ketika bermain di Cahrity Game atau pertandingan amal, beberapa waktu lalu.

“Pelatih memantaunya permainannya di dua pertandingan Charity Game. Kesimpulan kami, Bachdim adalah pemain muda yang layak diberi kesempatan berlaga di LSI. Kami optimistis ia memberikan kontribusi yang bagus buat tim,” kata manajer Persema Asmuri, Selasa (10/8/2010).

Konon, kontrak untuk Bachdim selama semusim ke depan mencapai Rp300 juta. Pemain yang mengawali kariernya di Ajax Amsterdam junior tersebut bukan berstatus pemain asing karena masih tercatat sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Hingga saat ini, Persema sendiri telah mengoleksi 22 pemain sebagai bekal ke LSI musim depan. Sebagian besar skuad tim berjuluk Bledek Biru merupakan pemain lawan yang diperpanjang kontraknya. Pelatih Timo berhasrat memadukan pemain berpengalaman seperti Bima Sakti dengan pemain muda minim pengalaman.

Kendati demikian, klub milik Pemerintah Kota Malang ini bertekad menjadi tim bergengsi dan bercokol di empat besar LSI 2010/2011. Tetap bermarkas di Stadion Gajayana, tim ini telah memulai program latihan yang diawali latihan fisik di Gunung Banyak, Pujon, pekan lalu.

sumber : http://12paz.blogspot.com

Selengkapnya...

Template by : aldast